Duhai alam, ternyata aku tak dapat menafikan keindahan yang memancar dari senyum, pesona, lembut tatap, apatah lagi keanggunan yang bertahta dalam dirinya.

Wahai Puspa, dengan gemerlap cahaya cinta, aku bersaksi betapa sempurnanya Sang Khalik menciptakanmu.

Tanta, 26-5-2010

Bunga

Bunga
kumohon
Cobalah kau cumbui perasaanku dengan mesra

Dengan sekilat mata
Kau dapat melakukannya
Karena hatiku
Tak lain seperti lilin

Zahra, 12-04-2010


Sambawi


Aku yakin
Engkau adalah sesosok Abu Thalib buat Bapakku
Jelmaan lebih tepatnya
Dan kami yakin itu

Rupa-rupanya pagi ini
Tuhan sudah sangat rindu
Ingin memadu cinta denganmu
Maka kembalilah kepadaNya
Dengan jajaan senyum manismu di dunia

"wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhaiNya"

Tanta, 23-03-2010

Manunggaling Kawula Tresna


Kau boleh tidak percaya
Bahwa cintamu sudah menyatu dengan ruhku
Widatul wujud antara ruhku dan cintamu
Untuk menabir kilauan cahaya bintang gemintang di persada angkasa

Paripurna cintamu adalah goresan halus Sang Esa
yang mengikat aku pada jaring-jaring keabadian

Duhai alam
Ambillah jiwaku kepangkuanmu
Agar ruhku terbebas dari sekat-sekat relatifitas

Biarkan ruhku bersemayam tenang di rahim cintanya
Dan membuahkan cinta abadi di pelukannya

Siberbay, 28-01-2010

Untuk Adik-Adikku Tercinta


Ahlan Wa Marhaban Wa Ahni'ukum Bihudhurikum

Ternyata kalian sudah besar adik-adikku. Dengar sayang, aku tidak berharap banyak dari kalian kecuali pegang teguh tali silaturahim di antara kita, karena bagaimanapun, keluarga adalah pondasi utama dalam setiap butir kesuksesan.

Bersyukurlah kita mempunyai Buya & Umi miskin akan harta, tapi ingat, mereka sangat kaya akan ilmu. Tak usahlah gundah gulana, Kita bak tali simpul yang tergurai, kalaupun ruh masih di kandung badan tak lah aku terbang kelangit ketujuh.

"lewat kalian, kutitipkan rindu teruntuk Buya dan Umi di sangkar burung merpati."

Di Selat Bhosporus


Ya Tuhan, bunga-bunga dari altar suciMu
Bertaburan di pucuk imajinasi
Sungguh kalaupun Engkau mau
Akan kuhanyutkan bunga-BungaMu di selat Bhosporus
Biar mereka tahu
Bahwa aku punya segenggam cinta

Tanta, 7-12-2009

Ya Ya Ya!!


Jika rindu
Katakan, ya!

Jangan sesali
Apabila simpul-simpul cinta Qays
Terputus oleh awan hitam

Tanta, 05-12-2009

Kota Benteng


Di hilir sungai Mookervart
Bibit-bibit cinta bertaburan
Di sirami titik-titik air mata Waldayn
Harum wangimu tercium kemanapun bumi kupijak

Ya Tuhan
Riak Cisadane selalu menggelitik cuping telingaku

Kota Benteng
Mozaik Ilahi jelmaan melati putih
Tak pernah berubah menjadi merah
Walau bersimbah darah para laskar abdi bangsa

Di sini
Senyum dan rindu
Aku dibuatnya

Tanta, 02-12-2009

Lemon Tea


"dalam secangkir teh, lemon tetap menjadi favorit walau terkadang sukar di peras. kalaupun engkau mau, maka ambilkan aku sebilah sembilu biar kupakai untuk mengiri-iris lemon. kalaupun tetap tak ada, ada baiknya kau bawakan aku sesendok jahe, mudah-mudahan dengan cara ini ia dapat menghangatkan tubuhku yang kedinginan, ya walaupun teh dan jahe suatu perpaduan yang aneh menurutku."

وانا بين ايديك Wana Ben Idek




نانسي عجرم - وانا بين ايديك

وانا بين ايديك
محتاجة ايه ؟
فى حاجة اكبر من كده !
ولا عمرى كنت احلم فى يوم
اعيش حياة بالشكل ده

كل اللى فات من عمرى فات
ومش بايدنا نرجعه
خلينا اكتر فى اللى جاى
مبقاش فى وقت نضيعه
وانا مش هضيع عمرى تانى
لو ثوانى هينفعو

انا مش هفكر فى اللى فات
انا عمرى لسه فى اوله
كفاية انى بقيت معاك
ومعاك هعيشه واكمله


كل اللى فات من عمرى فات
ومش بايدنا نرجعه
خلينا اكتر فى اللى جاى
مبقاش فى وقت نضيعه
وانا مش هضيع عمرى تانى
لو ثوانى هينفعو

Siberbey, 22-11-2009


"dan aku rasa, aku sudah cukup dewasa untuk mengatakan cinta kepada seorang perempuan. Ini natural, karena aku seorang manusia, terlebih aku adalah seorang laki-laki."

Rokok Tua

Beberapa waktu lalu aku sempat berjumpa dengan kawan lamaku, selepas isya, sebelum terbang ke negeri kinanah. Tak sampai seperempat jam kami berbasa-basi, tanpa ragu aku mengeluarkan sebungkus Djarum Coklat dari saku kiri jins biruku. Di lihat dari paras wajahnya, aku yakin kawan lamaku itu merasa heran, kenapa laki-laki seumuranku mau dan merasa ridha menikmati rokok yang di gila-gilai kaum Adam papan atas itu, sambil menyulut api serta merta kuberkata, "orang tua sudah terlalu banyak makan asam garam kehidupan, dan aku yakin mereka juga sangat paham dalam hal yang satu ini, cita rasa". "kuharap kau baik-baik saja dan moga saja si Coklat tak lekas membuatmu kolot" tangkisnya, kubalas dengan nada enteng, "tapi aku suka tingkah orang tua, kolot". Tanpa banyak bicara ia hanya tersenyum kecil kepadaku dan berseloroh dengan nada gurau, "orang tua." kemudian, toh pada akhirnya kami asyik saja menikmati si Djarcok dalam buaian malam kota Tasikmalaya.

Tetap Disisiku


Di sini
Berjalanlah
Di sisiku

Aku mau
Kita raih bersama
Surga Tuhan

Tanta, 17-11-2009

Siberbey, 04:37am



"ballahah, kurasa malam ini kau semakin manis ketika sang maestro mulai mempersembahkan moonlight sonata buat kita, dingin memang, tapi tak apalah biar kutitipkan saja pada selimut merah marun bergaris hitam di pojok lemari."

Terperangkap


Sebulir debu
Terkungkung dalam tempurung
Gelap tanpa cahaya

Lentera kecil berkelip di bawah nalar
Hampir redup di makan api
Menari-nari bak Kuchuk Hanem
Bertubuh lentur, berselendang sutra

Tak bersisa
Walau sang mentari
Mulai menari di langit biru

Tanta, 13-10-2009

Undanglah Aku II


Tuhan, mereka mulai beranjak meninggalkan bumi kinanah

Di laut mereka merindukanMu

Di udara mereka memujiMu

Di darat mereka mengelu-elukanMu

Malam ini hanya namaMu yang membasahi bibir mereka

Lantas, kapan Kau undang aku turut serta ke pesta tahunanMu


Tanta, 13-11-2009

Sketsa Bunda

Bunda, cintamu membangkitkan jiwa kerdilku
Tak perlulah Mother Teresa
Dirimu sudah cukup bagiku

Bunda, kalau bukan karenamu, aku mati
Karenamu jua aku ada

Tanta, 12-09-2009

Malam, 8 November 2009


"dan kalaupun mozaik cinta masih menghiasi rumah impian, maka denganmulah kan kuraih kesempurnaan hidup."

Wit


Kamu, cintamu
Telah terpatri
Di celah hati

Tamsil merah mawar
Indahmu terus merayu
di gapuraku
Menggema
di antara timur dan barat

Aku adalah cairan lengket madu
Yang di peluk indah
perasa manis cintamu
'usyq Syadid, terasa di pekat tatapan
Dan cumbu bayangmu

Aku dan dirimu
Memadu cinta
Di atas badai samudera
Membumbung indah
Di terpa gelombang
Kemudian bercerita lewat Khayali

Aku adalah dirimu
Asyik bercumbu dan merayu
Memadu kasih
Di singgasana awan hitam

Tanta, 1-11-2009